50) next();
if(touchendX - touchstartX > 50) prev();
"
>
Iman Booster: Kenapa Sahabat Nabi Kaya, Tapi Quran Sebut Dunia Hina?
Nominal / Bayar Seikhlasnya
Kita sering mendengar kalau dunia ini hina dan fana. Tapi di sisi lain, banyak sahabat Nabi yang justru kaya raya. Mereka punya harta berlimpah, bahkan sampai bisa membiayai dakwah Islam dengan kekayaannya.
Pertanyaannya: salah gak sih kalau kita pingin punya cuan yang banyak? Apakah mencari rezeki berarti melupakan Tuhan?
Dan kenapa di Al-Qur’an banyak banget membahas soal aturan harta; dari warisan, zakat, infak, bahkan sampai detail hitungannya?
Dan kenapa di Al-Qur’an banyak banget membahas soal aturan harta; dari warisan, zakat, infak, bahkan sampai detail hitungannya?
✨ Di Iman Booster kali ini, kita akan membahas:
✔ Apakah mencari cuan berarti melupakan Tuhan?
✔ Kenapa ayat-ayat soal harta dalam Qur’an panjang-panjang?
✔ Di sisi lain, kenapa Qur’an tetap menyebut dunia ini hina?
✔ Bagaimana cara kita menempatkan dunia agar gak menjadi jebakan, tapi sebagai ladang pahala?
✔ Apakah mencari cuan berarti melupakan Tuhan?
✔ Kenapa ayat-ayat soal harta dalam Qur’an panjang-panjang?
✔ Di sisi lain, kenapa Qur’an tetap menyebut dunia ini hina?
✔ Bagaimana cara kita menempatkan dunia agar gak menjadi jebakan, tapi sebagai ladang pahala?
💡 Kenapa Perlu Ikut?
Karena di zaman sekarang, kita sering ditarik dua ekstrem: fokus dunia sampai lupa akhirat, atau alergi dunia seakan Islam anti-harta. Padahal, sahabat Nabi menunjukkan kalau keduanya bisa berjalan bersama.
Karena di zaman sekarang, kita sering ditarik dua ekstrem: fokus dunia sampai lupa akhirat, atau alergi dunia seakan Islam anti-harta. Padahal, sahabat Nabi menunjukkan kalau keduanya bisa berjalan bersama.
🎯 Cocok Buat Kamu yang:
🔹 Lagi bergulat dengan ambisi dunia dan rasa bersalah spiritual
🔹 Ingin belajar cara mengelola rezeki biar gak sekadar jadi angka, tapi jadi berkah
🔹 Cari perspektif Qur’ani biar gak salah langkah dalam memandang dunia
🔹 Lagi bergulat dengan ambisi dunia dan rasa bersalah spiritual
🔹 Ingin belajar cara mengelola rezeki biar gak sekadar jadi angka, tapi jadi berkah
🔹 Cari perspektif Qur’ani biar gak salah langkah dalam memandang dunia
Yuk, belajar bareng taubatters lainnya
Catatan:
- Minimal 20k untuk akses rekaman dan ebooknya
- Tidak ada refund, tetapi rekaman bisa ditonton ulang kapan saja.
- Ebook yang bisa kamu akses untuk tim yang suka baca ^^